Rabu, 01 April 2015

Gedung Pernikahan di Bandung

Cari tempat pernikahan di Bandung, menurut saya, gampang-gampang susah. Banyak banget tempat-tempat yang bisa dipilih sesuai keinginan kita. Mau indoor, outdoor, semi outdoor, mau di hotel, di restoran, gedung yg ada masjidnya, banyaaak banget pilihannya.

Sebenernya saya pengen banget nikahan outdoor, yang mana langsung ditolak karena bulan pernikahan di musim hujan, hehe. Jadilah saya cuma survei ke beberapa gedung, sempet kaget ternyata nyari jadwal kosong itu aga susah ya! Waktu itu saya cari gedung di akhir-akhir tahun 2013, beberapa gedung udah fullbook sampai akhir taun 2014. Saya dikasih tau pengelola gedung, biasanya calon-calon manten itu udah booking dari minimal 6 bulan sebelumnya. 

Berikut beberapa gedung yang sempet saya survei. Berhubung saya cari di taun 2013, dan kayanya harganya udah berubah, jadi ga saya cantumin harga ya..

1. GSG Biofarma
cp: Pak Budi (0815 7189149 ; 022-60878205) http://gsgbiofarma.blogspot.com/
lokasi : Jl. Pasteur no.28
Kapasitas : 750 orang (standing party)
Masjid : Ada, dan bagus banget, bikin naksir!
Biaya kebersihan dibebankan ke catering (kadang dari pihak cateringnya membebankan 50% ke calon manten, diobrolin dari awal supaya tidak ada masalah di akhir)



Untuk tamu-tamu luar kota, akses ke Biofarma ini enak banget, keluar tol pasteur, turun ke bawah jembatan pasoepati, sampai deh. Yang mesti diperhatiin, untuk sampai hallnya ada beberapa anak tangga, seinget saya ngga ada jalan u/ pengguna kursi roda, kalau ada saudaranya yg sudah cukup uzur mungkin bisa jadi bahan pertimbangan.
Saya survei dua kali, biofarma di waktu weekday (berubah fungsi jadi kafetaria untuk karyawan disana) dan di weekend pas ada resepsi. Menurut saya sih biofarma ini pasnya untuk 500 tamu saja, yang mau ngadain resepsi disini, bisa minta tim dekor untuk mengakali supaya terlihat lebih luas.
Pengalaman blogger lain yang nikah di Biorfarma disini


2. Pusdai
cp : Pak Nana (0813 20344528)
lokasi : Jl. Diponegoro no. 63
Kapasitas : 2000-2500 orang
Masjid : ada


Akses ke Pusdai ini enak banget, lokasinya ada di tengah kota, dari tol pasteur tinggal lurus sampe suci, belok kanan udah Pusdai. Buat yang naik kendaraan umum juga gampang, ada beberapa angkot yang lewat gedung ini. 
Selain hall utama, selasar dan tamannya juga bisa dipakai. Kalau ga salah untuk selasar ga ada penambahan biaya, tapi untuk taman ada. 
Pengalaman blogger lain nikah di Pusdai disini


3.Gedung Kologdam 
cp : Ibu Tintin (0813 22925677)
lokasi : Jl. Aceh no.50 (depan GOR Saparua)
Kapasitas 1500 orang
Masjid : ada
Biaya kebersihan untuk catering rekanan dan non-rekanan berbeda.


(fotonya saya ambil dari :http://bintangvegadanaltair.blogspot.com/)

Tahun 2012 saudara saya ngadain pernikahan disini, menurut saya tempatnya leluasa, enak untuk di dekor, parkirannya juga luaaaas. Termasuk gedung favorit di Bandung, jadwalnya full terus bok! 
Pengalaman blogger lain yang nikah di kologdam disini

4. Gedung PPI (Gedung Yudha Wastu Pramuka)
cp: lupa nama bapanya, 022-7206445
lokasi : Jl. Supratman no. 60
Kapasitas : 1500 orang
Masjid : ada
Harus sewa kursi, AC dan soundsystem. Ada penambahan biaya untuk ruangan VIP (di belakang pelaminan)


Ruangannya sih mirip-mirip sama gedung ABRI lainnya, sama juga ga ada AC (biasanya di gedung ABRI itu cuma sedia blower, jadi harus sewa AC tambahan plus genset kalau listriknya kurang). Di belakang pelaminan itu masih ada ruangan VIP dan ruangan besar. Menurut pengelola gedung, biasanya jadi tempat makan keluarga. 
Kalau ga salah inget, saya udah suka sama gedung ini, sampai si Pengelola gedung bilang: kalau di tanggal yang sama ada acara kenegaraan, pemesanan kita akan di cancel dan uang DP akan dikembalikan, pemberitahuan maksimal 2 minggu sebelum acara. Deg deg ser juga kan kalau sampai dibatalin hehe. *bisa dikonfirmasi lebih lanjut, karena mungkin kebijakannya berubah. 

5. SENBIK 
cp : Pak Dodo (0852 16330339)
lokasi : Jl. Soekarno Hatta no 729C
Kapasitas : 750 - 1000 orang (tambahan tenda diluar)
Masjid : Ada



Gedung ini sebenarnya cukup luas, cuma karena langit-langitnya pendek jadi berasa agak sempit. Bisa pake tenda tambahan di luar, ga ada tambahan biaya gedung. Sayang banget ngga ada toilet khusus pengantin (yang biasanya ada di ruang rias). Tempat parkirnya luas banget, cuma jarang ada tanaman jadi rasanya panas dan gersang. 

6. Istana Kana Kawaluyaan
cp :Ibu Esther (0813 22863637 ; 022-7335438)
Lokasi : Jl. Kawaluyaan Indah Raya no 9 (sekitar 200m ke dlm dari Jl. Soekarno Hatta)
Kapasitas : 2000 orang
Masjid : tidak ada 



7. Gedung STT Tekstil
cp : Pak Sobirin / pak Solehudin (022-7271694)
lokasi : Jl. Jakarta no 31
Kapasitas : 1000 orang
Masjid : ada


Gedungnya terletak di kampus STT Tekstil, jadi gedung ini cuma bisa disewa hari Minggu, karna sabtunya biasa dipakai untuk kegiatan Mahasiswa. Langit-langit gedungnya tinggi dan udah pakai Ac sentral 6 buah. 

8. Gedung Graha Pindad
kontak : 022-7312073 ext. 2266/2230
Lokasi : Jl. Gatot Subroto no. 517 
Kapasitas : 800 orang

9. Gedung Seskoad
cp : Pak Ma'rup (0813 22475543) / pak Sudirlan (08122438187)
Lokasi : JL. Gatot Subroto no. 96
kapasitas : 1000 orang
Masjid : Ada
Seinget saya, ada 3 gedung pernikahan di komplek ini. Kapasitasnya beda-beda. Ada mess yang disewakan juga.

10. Gedung Serasan
cp : Pak Sudiyono (08122 0184516) / Bu Lily (0815 7030267)
Lokasi : Jl. Martanegara no. 11 Bandung
Kapasitas : 1000 orang
Masjid : Ada
Kalau saya pribadi kurang suka sama layout gedungnya, karna kebagi 2 (atau malah 3 sama lorong), mesti pinter-pinter cari dekor yang bisa manfaatin semua ruangan secara oke.
Review gedung bisa lihat disini

Sebelum saya survey ke gedungnya langsung, saya telpon dulu untuk memastikan jadwal gedung yang kosong, jadi ga buang-buang waktu untuk ngedatengin gedungnya. Jangan lupa pastikan si pengelola ada di tempat. 
Ketika survey, pastikan sejelas-jelasnya fasilitas apa saja yang sudah didapat dan fasilitas apa yang harus ditambahkan. misalnya :
1. Kursi, berapa kursi yang didapat, berapa harga kursi apabila menyewa (beberapa gedung tidak membolehkan menyewa kursi dari luar)
2. Listrik, berapa watt listrik yang tersedia, apakah cukup untuk keseluruhan acara atau harus menyewa genset 
3. AC, ada atau tidaknya, dan perkirakan berapa AC yang dibutuhkan apabila harus menyewa
4. Soundsystem, ada atau perlu sewa tambahan. Dari gedung-gedung yang saya sebutkan diatas, hanya Biofarma yang memfasilitasi soundsystem berikut dgn operatornya.
5. Parkir, apakah ada petugas parkir di gedung tersebut, jangan sampai tamu-tamu undangan kesulitan mencari parkir atau terjebak mobil lain karena parkir tidak rapi. 
6. Biaya kebersihan, sudah termasuk biaya sewa gedung atau ada tambahan. 
7. Masjid, sudah termasuk biaya sewa gedung atau ada tambahan
8. Katering rekanan, ada katering rekanan atau tidak, biasanya ada biaya tambahan untuk katering non-rekanan. 


Sebetulnya masih banyaaaaaaaak sekali gedung-gedung yang bisa jadi alternatif untuk melangsungkan pernikahan. Jadi ga perlu pusing kalau gedung-gedung inceran ga ada jadwal kosong. Selamat mempersiapkan pernikahan!!!


Jumat, 13 Februari 2015

Memilih Gedung Pernikahan

Bismillah..

Awalnya pengen share  persiapan nikah ini secara bertahap, cuma karena kerandoman pikiran saya, yang mana menurut beberapa ahli memang begitulah wanita (pembelaan), saya tulis apa yang saya mau tulis aja deh..hehe

Saya aga nyesel ngga nulis langsung waktu saya lagi bener-bener ngurusin, karena ternyata feel menulisnya beda ya (yaiyalah!)
Dulu saya juga banyak baca-baca blog ttg persiapan pernikahan, salah satu yang paling saya inget naluritafani.blogspot.com , kerasaaa banget ngebantu calon manten yang bingung harus ngapain. Jadi inspirasi buat saya nulis juga, siapa tau saya juga bisa sedikit bantu calon-calon manten yg lagi kebingungan..




Dulu saya dan keluarga memutuskan untuk mengadakan pernikahan di gedung, mulailah saya cari-cari gedung yang sesuai. Berhubung Ayah saya ga bisa ikut dlm pencarian gedung ini, jadilah saya harus "presentasi" hasil pencarian. Untuk lebih memudahkan perbandingan, saya membuat tabel perbandingan, dengan beberapa variabel.

1. Harga 
    Ini yang paling utama! hehe
2. Kapasitas gedung
    Biasanya setiap gedung sudah punya data berapa jumlah orang yang bisa tertampung di dalam       gedung, tapi ada baiknya kita tanyakan lebih detail apabila kita ingin pernikahan dengan lebih banyak kursi atau bayangkan ketika gedung tersebut sudah didekorasi.
3. Tanggal kosong
     Karena jarak lamaran-nikah saya ga terlalu jauh, saya menentukan tanggal pernikahan dari tanggal gedung kosong, hehe. Dulu keluarga saya dan suami hanya menentukan bulan pernikahan saja, tanggalnya gimana takdir :p
4. Lokasi 
    Biasanya gedung pernikahan itu lokasinya deket dgn rumah pengantin wanita / pria, kalau dri kasus saya, keluarga suami dr luar kota, jadi saya perhatikan juga akses ke jalan tol.
5. Masjid
    Ada atau tidaknya masjid, Saya dulu emang pengennya akad di masjid, titik.
6. Tempat Parkir 
     Perlu tempat yang cukup luas untuk kendaraan tamu, kalau perlu bisa ditanyakan kapasitasnya.
7. Toilet & Ruang Rias
    Biasanya toilet khusus pengantin/keluarga ini ada di dekat ruang rias, tapi ada beberapa gedung yang tidak menyediakan, langsung saya coret dri list, kebayang susahnya kalo kebelet :(
8. Pendingin Udara
    Biasanya di gedung-gedung ABRI (kalau di bandung contohnya kologdam, PPI,serasan), gedung hanya menyediakan blower. Ada juga gedung yang hanya menyediakan AC kecil bahkan ngga ada pendingin udara sama sekali. Ini berhubungan dengan perlu atau ngganya sewa AC lagi.
9. Fasilitas Umum
    Berapa watt listrik yang tersedia, berapa kursi yang disediakan (termasuk kursinya layak atau ngga), disediakan sound system atau ngga. Ada juga gedung yang malah sudah menyediakan operator sound, saya kagum deh!
10. Hotel / Penginapan terdekat
     Untuk memudahkan keluarga / tamu dari luar kota
 

Dengan membuat tabel perbandingan, pilih-pilih gedung jadi lebih mudah rasanya :)



Sabtu, 17 Januari 2015

hai!

Waw sudah setahun saya nikah, dan hampir setahun dari post terakhir.
Payah banget deh rasanya. Ternyata niat mau share tentang persiapan pernikahan kalah gitu aja gara-gara laptop rusak.
Iya sampai sekarang rasanya belum dapet feel untuk nulis blog selain dari laptop.

Di awal tahun ini, temen-temen saya banyak yang mau nikah! banyak yang tanya ini itu seputar persiapan pernikahan, rasanya ikutan excited! Niat saya untuk nulis juga belum ilang, jadi semoga niat itu terealisasikan. wish me luck (again)


Selasa, 04 Maret 2014

Part 2 : Wedding Preparation

Setelah khitbah, ngapain? yaa kalo saya sih gogoleran ajalah nunggu nikahan. perawatan ini itu biar oke yakan.. haha you wish fi!
Berhubung dari keluarga kami sama-sama belum berpengalaman u/ urusan nikah menikah, jadi saya banyak tanya2 sodara dan baca blog pernikahan sebanyak-banyaknya sampe deg-degan sendiri.
Maak banyak-banyak amat yang mesti disiapiiin! 

Dari sumber sana sini, saya simpulkan, yang mesti dikerjain adalah :

1. Tentuin tanggal nikahan, berhubung pas khitbah udah rada ngomongin dikit tentang perkiraan tanggal, jadi     tinggal cek kesediaan gedung aja.
2. Menentukan jumlah undangan, penting banget buat nentuin gedung mana yang akan dipesan!
3. Memilih tempat nikah
4. Mengumpulkan surat-surat yang diperlukan u/ keperluan akte pernikahan
5. Menentukan budget pernikahan
6. Mencari sebanyak-banyaknya informasi tentang vendor2 yg terlibat dalam pernikahan (paling enak kalo         ada pameran wedding! sayang banget di waktu persiapan saya bukan bulan2 pameran wedding. hiks)
7. Memesan jasa vendor-vendor tersebut (yang kalo dijabarin prosesnya ga sesimpel memesan!)
8. Buat kepanitiaan
9. Koordinasi dengan vendor-vendor
10. Jangan lupa selalu jaga kesehatan!!

Karena pengennyaaa.. share pengalaman selama nyiapin perintilan nikahan,jadi tahapan persiapannya dibikin simpel aja, semoga saya kuat nulis detail2nya di postingan2 berikutnya! Wish Me Luck!

ps: jangan lupa untuk bikin wedding list! daan pekerjaan kita dimudahkan dengan wedding list online, cek di weddingku.com dan sign up u/ mengaksesnya! :) 
    

Rabu, 26 Februari 2014

Part 1 lanjutan : khitbah

Tulisan ini dibuat khusus untuk temen saya yang nanyain ttg apa aja sih yang harus disiapin u/ lamaran, acaranya apa aja, gimana rundownnya. Mudah-mudahan membantu :*

Kalo menurut saya, ga ada yg baku ya dalam lamaran. Bebas menurut kebutuhan dan kemampuan masing2 aja..
Ada yang pas lamaran antar keluarga inti aja, ada juga yang sama keluarga besar, atau bahkan ngundang temen2 deket dan tetangga. Kalo saya pribadi, waktu lamaran sama keluarga besar (keluarga inti dari pihak ayah dan ibu), ga ngundang2 temen karna emang bisa dibilang ngedadak juga. Acaranya simpel aja. kurang lebih urutan acaranya begini :

Urutan :
1. Penyambutan
2. Penerimaan seserahan (kalau ada)
3. Pembukaan
4. Mengutarakan Maksud
5. Perkenalan Keluarga
6. Penyerahan Pengikat (kalau ada)
7. Doa dan Penutup
8. Makan siang dan Ramah Tamah

*urutan penutup dan makan siang bisa ditukar 

Yang lucu, waktu saya lamaran kemarin, setelah saya "mengiyakan" permintaan lamaran, calon Ibu Mertua saya tiba-tiba mengeluarkan kotak kecil berbentuk hati. Saya langsung panik dan bisik-bisik sama Ummi (Ibu saya) "mi, kayanya mau dikasih cincin,, pasti kekecilaaan"..
Kenapa saya harus panik? karna masalah percincinan ini ga pernah disebut-sebut. dan jari tangan saya cukup besar untuk badan saya yg terlihat kecil!!

the moment of truth...

calon Ibu mertua memakaikan cincin di jari manis..

daan..

cuma cukup sampe ruas jari ke-dua .......................................

Malu meeen..

setelah lamaran selesai, baru deh calon Ibu mertua bilang, "Bunda cuma liat foto fifi di facebook, kayanya badannya kecil ya, yaudah bunda beli cincin ukuran itu.." Hahaha..

Jadi, tips buat para lelaki (dan bundanya hehe) kalau berniat ngasih cincin, ada baiknya tanya dulu aja ukuran tangan si calon. Atau lebih aman untuk ngasih gelang/kalung .. :D


**tapi aku tetep ngerasa bunda sweet sekali ngasih surprise buat calon anak yang belum dikenal :')







Part 1 : khitbah

Aaaaaak saya udah nikah dan tulisan ini masih di draft aja.
Rencananya saya pengen nulis ttg proses menuju pernikahan, gimana persiapa siapa vendor2, dll. Ternyata ga semudah yg saya bayangin. Huhuh..
Tapi, walaupun udah lewat, sya ttp mau share sedikit pengalaman..
Yg pertama ttg khitbah/lamaran, udah super basi, tapi kan saya udah nulis ya udah kan blog2 saya ini. :p

Here we go..

Banyak yang kaget ketika saya cerita, "eike udah khitbaaaah" (sambil pamer-pamer cincin. haha)
"Kapaaaaaaaaaaaaaaaan???"
"Sama siapaaaaa??"
"SUMPAH JAHAT BANGET GA BILANG-BILANG"
"Kenapa ngeduluin akuuuuuuuuu??"
ya, kurang lebih saya dapet respon kaya gitu, hehe.



Jangankan orang lain, saya aja kaget dan ga nyangka. Gimana ga kaget, seminggu setelah si "dia" datang ke rumah untuk kedua kalinya, belum sempet ngedip, saya udah di khitbah aja. hehe
Jadi pas khitbah itu, kali ketiga si calon (sekarang mah udah suami yee haha) dateng ke rumah, dan pertama kalinya orangtua kita saling ketemu.

Prosesnya secepet itu? ngga juga, hehe. Sebenernya waktunya bisa dibilang cukup lama u/ bikin galau (biar kaya abg-abg gitu kan). Lamanya kenapa? karena digantungin si abah sodara sodara!!

Abah saya itu tau ko, kalo dalam proses ini tuh ga boleh dilama-lamain. Tapi, mungkin karna kesibukan yang super bejibun, atau mungkin masih ga rela anak gadisnya diculik orang, atau bisa jadi masih mikir-mikir si lelaki ini orang yang tepat atau bukan untuk anaknya.

Saya sebagai anak yang digantungin jadi serba salah mau ngapa2in. Lebay. Tapi emang gitu sih. Pengen ga dipikirin juga tetep kepikiran. Pengennya iya iya, ngga ngga. Sayanya yg diem merhatiin perkembangan aja udah galau ya, apalagi yg nunggu jawabaaan..

Alhamdulillahnya, setelah galau berkepanjangan itu, progresnya cepet banget sampe saya ga sempet deg2an..
Makasih banget buat orangtua saya, khususnya abah udah ngizinin saya nikah.. Sampe sekarang saya gatau alasan kenapa mereka tiba2 ngizinin, dan saya ga mau nanya juga, soalnya udah ga penting lagi. Hehe

Bener kata afgan, jodoh pasti bertemu. :p





Rabu, 27 November 2013

Make up!

Kenapa tiba2 make up? Ko tiba2 centil? Sejak kapan? Haha. 
Saya jaraaaaang banget pake make up. Bedakan sehari2 aja jarang. (Iya semales itu sih)
Tapiii saya sukaaa make up-in orang. Rasanya kaya ngelukis di media lain hehe.. Suka ada kepuasan tersendiri kalo liat hasilnya rapi, oke, bikin seger, dll.

Nah sekarang ini saya lagi belajar buat make up pengantin. Karna katanyaaa.. Lebih tricky dibanding make up biasa.
(Tapi kayanya lebih seruan make up fantasi2 gitu siih) 

Jadi pengen pamer sebagian hasil lukisan saya di muka orang hehe.. Makasih yaa teman-temankuuu yg rela mukanya diorat-oret..Balesannya peluk hangat penuh persahabatan hahahaha

Sukaa banget sama  bagian matanya. Tapi belum berhasil bikin begitu lagi.

Anaknya gamau diem kaya bola bekel! Ternyata yg bikin dia lebih kalem adalah.. Kalo mukanya bermake-up!! Haha
Ternyata apa yg kita pake ngaruh ya ke sikap kita :p
Di make up ini ga pake bulu mata.. Karna males. 
(Oh iyaa hukum pake bulu mata palsu apaan sih? Saya udah nyari2 sih tapi belum puas sama hasil yg saya dapet)


Setiap habis make up-in saya jadi pengen belajar terus supaya hasilnya lebih rapi dan saya makin jago..
Oh iya, ada yg nanya sama saya. Ngapain sih belajar make up? (Maksudnya kaya, buang2 waktu aja sih)
Jawaban utamanya : saya seneng! 
Lanjutannya, terus saya nemuin masalah.. Dimana ada orang2 yg pengen nikah (khususnya temen2 saya yg berjilbab sih), pengen cantiklah pasti, tapi ga pengen juga keluar uang dlm jumlah besar buat make up "doang". Mudah2an sih saya bisa bantuin menyediakan jasa dengan harga yg lebih terjangkau.. Gicuuu.. Asik kan bisa terlibat di salah satu moment bersejarah dalam kehidupan orang. Hehe